repost dari Ibu Jihan Davincha

Posted on

Prinsip Dasar Food Combining 1 : Pola Makan Mengikuti Pola Pencernaan

Tak ada pantangan apa pun dalam FC. Menurut para ahli, baik karbohidrat, lemak, maupun protein, semuanya dibutuhkan oleh tubuh.

Tapi sistem pencernaan kita perlu kondisi-kondisi khusus untuk bekerja lebih optimal. Nah, pengaturan pola makan ala FC didasarkan pada cara kerja sistem pencernaan kita. Jadi, tak ada ukur-mengukur kalori dalam FC.

Sistem pencernaan bekerja tanpa henti di tiap siklusnya selama 24 jam.

Pukul 12.00 – 20.00 : Kegiatan utamanya adalah pencernaan / pengolahan makanan.

Pukul 20.00 – 04.00 : Kegiatan uatamanya adalah penyerapan makanan.

Pukul 04.00 – 12.00 : Kegiatan utamanya adalah proses pembuangan.

Untuk efisiensi, kita perlu menyesuaikan makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan sesuai dengan pola kerja sistem tersebut. Catat pula bahwa sistem pencernaan merupakan salah satu sistem tubuh yang memerlukan energi yang paling besar.

Pukul 4 pagi hingga jam 12 siang terjadi fase pembuangan. Energi yang diperlukan untuk fase pembuangan sudah cukup besar. Jangan mengganggu kinerja pencernaan kita dengan mengkonsumsi makanan berat. Maka, di jam-jam seperti ini, konsumsi buah-buahan adalah yang paling efisien.

Wah, sakit perut dong nanti. Bisa lemas, tuh. Itu pun sempat menjadi keraguan saya. But, you never know if you don’t try 😉Buah-buahan termasuk jenis makanan yang sangat cepat dicerna dimana sistem pencernaan kita tidak membutuhkan energi yang besar untuk melakukannya. Karena cepat dicerna, rasa kenyang cepat datang. Kalau lapar lagi, makan buah-buahan lagi. Pastikan buahnya segar, matang tapi tidak busuk, dan telah dicuci bersih.

Yummy :D (sumber : www.fruitsinfo.com)

Saya sudah membuktikannya 16 hari ini, buah-buahan terbukti ampuh untuk menjamin pasokan energi hingga jam 12 siang. Sebagai Ibu Rumah Tangga, jam-jam segini ‘kerjaan kantor’ lagi padat-padatnya, lho hehehehe. Jangan takut lemas dan jangan menahan lapar! Kalau lapar, hajar buah lagi. Dan beri jeda 15 menit untuk mengkonsumsi jenis buah lainnya.

Untuk hari pertama hingga ketiga, kalau belum terbiasa, silakan makan siang di jam 10 pagi. Insya Allah setelah hari ketiga, bisa mengikuti pola yang benarnya 🙂.

Jam 12 siang, saatnya mengisi perut dengan makanan lebih berat. Ini adalah fase pencernaan dan pengolahan. Mengenai menunya kita bahas di topik selanjutnya, ya.

Beri jarak antara 2 makanan berat minimal 4 jam. Setelah 4 jam, enzim-enzim pencernaan akan kembali bekerja secara optimal. Tapi usahakan makan malam setelah pukul 18.00, agar malamnya tidak terlalu lapar hehehe. Di sela-sela makan siang dan malam, silakan konsumsi cemilan sehat seperti rujak sayur, rujak buah, kacang-kacangan (sanggrai jangan digoreng), dsb.

Setelah pukul 8 malam, jika masih lapar, hajar buah lagi. Ingat, fase penyerapan pun butuh energi yang tidak sedikit. Jangan membebani sistem pencernaan dengan malahap beberapa potong ayam atau makan mie goreng!

Pola pencernaan pun akan efektif bila kondisi Ph (derajat keasaman) berada di titik 7.5 – 7.8. Ingat kan ya, angka Ph berkisar dari 1 hingga 14. Makin mendekati 1 berarti makin asam. Makin mendekati 14 berarti basa. Berarti, tubuh memerlukan kondisi cenderung basa agar sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Hanya ada 2 jenis makanan yang bersifat basa, sayur-sayuran segar dan buah-buahan segar. Maka dari itu, sekitar 60-70% santapan harian kita harus terdiri dari kedua jenis makanan pembentuk basa ini. Sinkron kan dengan teori makanan sehat yang sering kita dengar? 🙂.

Prinsip Dasar Food Combining 2 : Kombinasi Makanan Serasi

Tulisan ini berdasarkan beberapa literatur di internet dan buku yang ditulis oleh Ibu Andang, salah satu pelopor Food Combining di Indonesia. Saya tentu tak bisa terlalu detail. Dijitak Ibu Andang nanti hehehehe.

Karbohidrat – protein – lemak disebut zat gizi makro karena diperlukan tubuh dalam jumlah besar untuk pemenuhan gizi kita. Hampir semua makanan mengandung ketiga unsur ini tapi dalam proporsi tiap unsur yang berbeda.

Secara alami, dalam tiap jenis makanan hanya terdapat satu unsur gizi makro yang dominan. Selaras dengan sistem pencernaan yang tidak memiliki kemampuan untuk mencerna optimal lebih dari satu zat gizi makro yang dominan.

Langsung paham, dong, maksudnya. Nasi, yang didominasi oleh karbohidrat tidak seharusnya dikonsumsi bersamaan dengan ayam goreng dan protein hewani lainnya, yang memiliki kadar protein tinggi.

Apa? Tidak boleh makan daging? Apa jangan makan nasi? Boleh, Kakaaaakkk 🙂.

Yang tidak boleh adalah melahapnya dalam satu waktu makan yang sama. Jadi, jika siang kita mengkonsumsi nasi, jangan pakai protein hewani. Malamnya barulah kita bebas icip-icip ayam atau sapi atau telur, dll. Bisa juga ditukar. Siangnya makan protein hewani, malamnya menyantap karbohidrat.

Nasi memang kurang serasi dengan protein hewani. Tapi nasi (dan pati-patian lainnya) serasi dengan protein nabati (tahu – tempe – jamur, dll). Jadi, jangan takut bakal disuruh menyantap nasi saja. Silakan ditambahi dengan tahu-tempe goreng/bacem plus sambel *nelenLudah*.

Makan malam pun boleh mengkombinasikan protein hewani dan protein nabati. Boleh lho, bikin capcay ayam pakai tahu.

Jangan lupa pula jika tiap-tiap protein hewani memiliki kadar proporsi lemak dan protein yang berbeda-beda. Usahakan dalam satu waktu makan hanya mengkonsumsi satu jenis protein hewani. Kalau makan ayam, enggak perlulah pakai daging sapi lagi. Atau sebutir telur rebus tidak usah dicampur dengan daging ayam. Hemat uang belanja, bukan? Hihihihihi. UUD lagi, deh 😛.

Bagaimana dengan sayur? Sudah disebutkan di sub judul sebelumnya bahwa sayur dan buah ini haruslah merupakan aktor utama dalam konsumsi makanan kita sehari-hari. Baik makan siang dan makan malam, sayur tak boleh absen. Dan ingatlah, porsinya harus lebih banyak daripada karbohidrat dan protein utama. Minimal sama.

food combining

Sayangnya sayur dan buah bukan kombinasi serasi. Makanya pagi hari, silakan makan buah-buahan sepuasnya (kecuali pisang, durian, alpukat, dan nangka), tanpa mencampurnya dengan sayur-sayuran.

Kenapa? Temukan jawabannya lebih lanjut di bukunya Ibu Andang, ya 😉. Banyak pula kombinasi serasi dan tidak serasi lainnya yang bisa ditemukan dalam buku ini. Lengkap dengan alasannya masing-masing. Saya kasih deh sedikit contekan : spaghetti dan saos tomat ternyata a big no-no!

Okelah, sedikit contekan lagi. Pati dan pati ternyata pasangan yang serasi. Jadi, boleh mengkonsumsi perkedel kentang dan nasi. Tapi ingat, perkedel kentangnya jangan diberi daging dan telurnya sedikiiitttt saja 😉.

Prinsip Dasar Food Combining 3 : Makan Perlahan dan Mengunyah Lama

Katanya boleh makan sebanyak mungkin dalam FC? Memang boleh. Tapi aplikasikan pula prinsip ke-3 ini : makanlah dengan perlahan, jangan terburu-buru. Kunyah makanan hingga benar-benar lumat dan terasa bercampur penuh dengan air liur.

Mulut merupakan salah satu bagian dari sistem pencernaan. Air liur kita menghasilkan enzim-enzim tertentu dalam membantu proses pencernaan. Melumat makanan dari kasar menjadi halus pun memang fungsi utama gigi dan lidah.

Efek lain yang saya rasakan adalah, kita jadi mudah kenyang. Prinsip ke-3 ini akan mencegah kita makan secara berlebihan. Tuh kan, tidak perlu sibuk menakar ini itu. Semua prosesnya berlangsung alami 🙂.

Hindari Makanan Rendah Energi

Rendah energi belum tentu rendah kalori. Yang dimaksud rendah energi adalah kandungan gizinya kurang bagus dan kombinasinya tidak serasi. Makanan fastfood adalah salah satunya. Enggak boleh sama sekali, nih? Boleh, dong. Tubuh memiliki toleransi untuk pencernaan makanan rendah energi, kok. Asal jangan sering-sering. Lebih bagus lagi kalau diminimalkan sebisa mungkin.

Fast Food (sumber : www.fitchicktricks.com)

Cemilan-cemilan asin dan gurih juga termasuk makanan rendah energi. Begitu pula tepung terigu dan semua turunannya. Oh noooo…  Jangan stres dulu, dong. Boleh dikonsumsi. Tapiiiiiiii… sekali-sekali saja 😉. Atau kalau mau manfaatkan tepung yang lain seperti : tepung beras, sagu, jagung, dsb.

Tepung terigu mengandung gluten. Dimana tubuh memerlukan 3×24 jam untuk mengolah si gluten ini. Kasihan kan sistem pencernaan kita jika tiap hari dijejali si gluten ini.

Beras putih pun kalau bisa diganti dengan beras merah. Ini sih saya juga belum bisa hehehehe. Setahap demi setahap 🙂.

Bagaimana dengan susu sapi?

Susu sapi memang memiliki kandungan ketiga unsur makro dengan komposisi yang hampir sama besarnya. Jadi, kurang tepat untuk sistem pencernaan manusia. Berbeda dengan ASI, yang didominasi oleh karbohidrat.

Kurangilah mengkonsumsi susu sapi. Takut kekurangan kalsium? Kalsium juga bisa didapatkan dalam jumlah cukup dari : brokoli, ikan salmon, kacang-kacangan, tofu, dll.

FC juga menganjurkan kita untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Makin bervariasi makin bagus karena kandungan gizi tiap jenis makanan berbeda-beda proporsinya. Tapi tetap dengan menganut prinsip-prinsip dasar FC lainnya, ya 🙂.

Kontroversi Seputar FC

Beberapa pihak mengklaim FC ini bertentangan dengan prinsip “4 Sehat 5 Sempurna.” Masa iya?

Kalau diteliti lebih cermat, FC sangat mendukung prinsip 4 sehat ini. Kecuali susu sapi yang diyakini kurang cocok untuk sistem pencernaan manusia. Tapi kan banyak pengganti kalsium lainnya. FC pun mematuhi prinsip-prinsip pemenuhan gizi dalam tubuh karena sama sekali tidak menghindari baik karbohidrat, protein, maupun lemak.

FC meyakini bahwa semua jenis zat gizi akan bsaling bekerja sama dalam tubuh. Tapi, sinergi hanya akan terjadi JIKA MAKANAN INI TERSERAP DENGAN OPTIMAL dalam tubuh. Setelah diserap dan dicernalah baru terasa manfaatnya oleh tubuh. Jadi, apa gunananya makan banyak makanan bergizi tapi tak terserap sempurna oleh sistem pencernaan kita?

Belum lagi, penyerapan yang tidak sempurna akan menghasilkan residu atau sisa-sisa makanan. Kelak, sisa-sisa ini jika terus menerus menumpuk akan menjelma menjadi penyakit serius.

Ingat, dalam FC, dalam satu hari kita tetap harus mengkonsumsi semua jenis makanan dari berbagai jenis. Waktu makan dan kombinasinya yang diatur. Jadi, kurang tepat jika dikatakan bertentangan dengan prinsip 4 sehat 5 sempurna.

Para pakar FC juga menanggapi rasa skeptis pihak lain dengan tantangan sederhana, “Sebaiknya dicoba dulu dan rasakan manfaatnya.”

Hasil FCnya? Pelaksanaannya?

Waktu membaca testimoni para ahli pendukung FC (mereka kesemuanya mempraktikkan terlebih dahulu) dan orang-orang biasa yang juga menerapkan FC, saya pesimis. Masa iya turun langsung berkilo-kilo dalam tempo sebulan? Terus katanya tetap segar dan malah makin sehat. Lebay amat.

Bukan sulap bukan sihir. Benar lho, hanya dalam tempo 3 hari menjalani FC, migrain saya berkurang secara drastis. Setelah 4 hari sudah hilang sama sekali.

Karena pola makan yang (katanya) mengefisienkan sistem kerja pencernaan ini, maka ‘serangan pertama’ pastilah ke daerah perut. Tidak berlebihan teori ini. Perut buncit saya yang sudah saya pasrahkan (padahal saya pilates tiap hari) mengecil perlahan-lahan awalnya. Dalam tempo 3 hari pun ikut berkurang drastis.

Hidup lebih sehat adalah tujuan utama saya dan memang hasilnya memuaskan hanya dalam hitungan hari. Perut ikut kendur adalah bonus pertamanya. Bonus kedua, penurunan berat badan hingga 4 kg dalam tempo 16 hari. Seminggu pertama malah drastis, langsung terpangkas 2,5 kg.

Sekali lagi, bukan sulap bukan sihir. Masuk angin? Seperti migrain, masuk angin pun lenyap. Setelah seminggu berFC, saya cukup ragu ingin lari pagi di kamis pagi seperti biasa.

Saya takut hanya mengandalkan buah-buahan sebelum berlari. Dari rumah saya membekali perut dengan sebutir telur rebus dan 2 potong tempe goreng. Alhamdulillah, sanggup berlari sejauh hampir 4 km pagi itu. Setelahnya pun tetap bugar. Bahkan, sore hari ikut piknik ‘membedah gurun’ bersama teman-teman hingga malam hari.

Katanya biar tidak bosan, dalam menjalani FC, ambillah hari libur. Dalam seminggu, 5 hari full FC, 2 hari libur, makan seperti biasa (tidak perlu memperhatikan kombinasi makanan serasi).

Saya tidak mengambil libur sama sekali. Tapiiiii, dalam seharian saya tidak selalu 100% FC. Sering juga cemilan sore saya makan donat. Atau ngemil halawa, cemilan khas Arab favorit saya. Tapi porsinya tidak seperti dulu.

Dulu saya sanggup menghabiskan 4 potong donat jumbo dalam 5 menit saja. Makan halawa coklat  bisa sekaligus 10 sendok makan tanpa henti. Saya penggila makanan manis dan penggemar berat coklat 😀.

Sejak rutin ber-FC, sekali ngemil, cukup setengah atau 1 potong donat. Halawanya cukup 1-2 sendok makan. Tetap nikmat juga 😉.

Masih Perlukah Berolahraga?

Pastinyaaaaa 😀.

Berolahraga sebenarnya lebih ke arah peningkatan stamina dan kebugaran. Dan kalau Anda seambisius saya, yang sedari dulu nyaris tidak pernah meninggalkan kebiasaan ini, olahraga berfungsi untuk menjaga postur dan mengencangkan tubuh.

Sejak 5 bulan terakhir ini, pilates adalah rutinitas harian saya. Ringan saja, kok. Sekitar 20-30 menit sehari. TIdak pakai alat. Hanya modal matras dan gerakan-gerakannya nyontek dari situs Youtube saja. Saya mah pantang yang mahal-mahal hihihihihi

Rasanya sudah tidak kuat beraerobik high-impact seperti Zumba yang rutin saya lakukan beberapa waktu lalu. Usia sudah memasuki 33 tahun tepat 2 januari tahun ini. Tahu dirilah. Saya bukan atlet hehehehe.

Sejak dahulu, biarpun terlihat kecil. berat badan saya normalnya di kisaran 49-50 kg dengan tinggi badan 158 cm. Sewaktu masih bekerja, saya punya teman yang tingginya sama dengan saya, tapi ukuran celana kami berbeda satu nomor. Dia menggunakan nomor yang lebih besar. Badannya pun sekilas terlihat lebih besar daripada saya. Tapi berat badannya cuma 48 kg, saya 50 kg saat itu. Dia protes menuduh saya sengaja menaikkan angka berat badan. Idih, buat apaaaaa??? hehehehe.

Baru-baru ini seorang teman juga protes. Mengapa berat badannya cuma 1 kg lebih berat daripada saya, padahal saya terlihat jauh lebih kecil. Tinggi badan kami tak jauh beda. Malah mungkin dia lebih tinggi daripada saya.

Ternyata olahraga juga akan mengubah massa lemak menjadi massa otot. Dimana massa otot lebih berat daripada lemak. Melakukannya ya harus teratur. Kontinuitas memegang peranan penting, jauh lebih penting daripada durasi waktunya. Tidak terlalu berpengaruh Anda berlari di atas treadmill selama satu jam penuh jika melakukannya cuma kadang-kadang atau tidak teratur.

Intinya olahraga akan membuat badan lebih padat.

ANAKMU MENGENALKAN SIAPA DIRIMU…!!!

Posted on

 

① Jk anakmu BERBOHONG
Itu krn engkau MENGHUKUMNYA terlalu BERAT.

② Jk anakmu TDK PERCAYA DIRI
Itu krn engkau TDK MEMBERI dia SEMANGAT.

③ Jk anakmu KURANG BERBICARA
Itu krn engkau TDK MENGAJAKNYA BICARA.

④ Jk anakmu MENCURI
Itu krn engkau TDK MENGAJARNYA MEMBERI.

⑤ Jk anakmu PENGECUT
Itu krn engkau selalu MEMBELANYA.

⑥ Jk anakmu TDK MENGHARGAI ORG LAIN
Itu krn engkau BERBICARA TERLALU KERAS kpdnya.

⑦ Jk anakmu suka MARAH²
Itu krn engkau KURANG MEMUJINYA.

⑧ Jk anakmu SUKA BERBICARA PEDAS
Itu krn engkau TDK BERBAGI dengannya.

⑨ Jk anakmu SUKA MENGASARI org lain
Itu krn engkau SUKA MELAKUKAN KEKERASAN terhadapnya.

⑩ Jk anakmu LEMAH
Itu krn engkau SUKA MENGANCAMNYA.

⑪ Jk anakmu CEMBURU
Itu krn engkau MENELANTARKANNYA.

⑫ Jk anakmu MENGGANGGUMU
Itu krn engkau KURANG MENCIUM atau MEMELUKNYA.

⑬ Jk anakmu TDK MEMATUHIMU
Itu krn engkau MENUNTUT TERLALU BANYAK padanya.

⑭ Jk anakmu TERTUTUP
Itu krn engkau TERLALU SIBUK.

Referensi dari :
Ibu Melly Kiong
Motivator dan pembicara.
Semoga bermanfaat untuk setiap orang tua …

KEJAMNYA WAKTU SUBUH

Posted on

Provokatif?? emang… dan Sengaja sih, biar dibaca ampe tuntas… hehehe

Allah bersumpah dalam Al Fajr :“Demi fajar (waktu Subuh)”. Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan:“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”.
Ada apa sebenarnya di balik waktu Subuh? Mengapa Allah sampai bersumpah demi waktu Subuh? Dan mengapa pula kita harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh? Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?
Ya, ternyata waktu Subuh memang benar-benar sangat berbahaya! Waktu Subuh itu lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api. Waktu Subuh bisa lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan. Waktu Subuh bahkan lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin!
Jika ada sekawanan perampok menyatroni rumah kita, dan mengambil paksa semua barang yang kita miliki. Emas dan semua perhiasan dirampas. Uang cash puluhan juta dirampas. Laptop yang berisi data-data penting dirampas. Mobil yang belum lunas cicilan-nya juga dirampas.Nah,bisa dibayangkan bagaimana pedihnya hati kita menerima kenyataan itu?


Tapi ketahuilah, sebenarnya waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu. Sebab jika kita ‘tergilas waktu Subuh’, sehingga melalaikan shalat fajar, maka kita akan menderita kerugian yang jauh lebih besar dari sekadar kehilangan laptop dan mobil. Kita bahkan akan kehilangan dunia dan segala isinya. Ingat,“Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya,” (HR Muslim).


Waktu Subuh juga bisa lebih menyengsarakan dari sekadar kemiskinan di dunia. Sebab bagi orang-orang yang ‘tergilas waktu Subuh’, sehingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid, maka pada hakikatnya, merekalah orang-orang miskin sejati yang hanya mendapatkan upah 1/150 (0,7%) saja dari pahala shalatnya.
“… dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan sholat semalam suntuk” (HR Muslim).


Shalat semalam suntuk adalah shalat yang dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar. Fantastis! Shalat selama sepuluh jam, atau kurang lebih, sama dengan 150 kali shalat! Jadi, betapa agungnya fadilah shalat Subuh berjamaah ini, khususnya bagi Kaum Adam. Dan betapa malangnya orang yang ‘tergilas waktu Subuh’, orang-orang yang mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid.
Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin. Mengapa demikian? Karena Rasulullah telah bersabda, bahwa orang yang tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah, kedudukannya setara dengan orang munafik.
“Sesungguhnya tiada yang dirasa berat oleh seorang munafik, kecuali melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh. Sekiranya mereka tahu akan keagungan pahalanya, niscaya mereka bakal mendatanginya (ke masjid, shalat berjamaah) sekalipun harus berjalan merangkak-rangkak” (HR Bukhari Muslim).
Orang yang ‘tergilas waktu Subuh’ sehingga tak mampu mendatangi masjid untuk shalat berjamaah, sesungguhnya adalah orang yang dalam keadaan terancam bahaya, karena dirinya disetarakan dengan orang munafik. Sebab, ancaman bagi orang munafik adalah Neraka Jahanam. “Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam” (An Nisa:140).
Bukankah Jahanam lebih berbahaya dari sekadar kobaran api yang disiram bensin ?


Nah, agar kita tidak merasakan ‘gilasan waktu Subuh’ yang lebih kejam dari perampokan, agar kita tidak terkena ‘gilasan waktu Subuh’ yang lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan, dan agar kita tidak terkapar ‘gilasan waktu Subuh’ yang lebih berbahaya dari kobaran api, maka:“Katakanlah! Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu Subuh” (Al Falaq:1).Yaitu dengan memanfaatkan waktu Subuh sebaik-baiknya. Lakukan shalat sunnah (shalat fajar) dan shalat berjamaah di masjid terutama bagi laki-laki.
Tapi ada satu pertanyaan yang tersisa, yaitu mengapa waktu Subuh bisa menggilas kita? Sebab, kalau kita mau memperhatikan, sesungguhnya waktu Subuh adalah waktu yang paling berat buat kita yang ingin beribadah. Mengapa? Karena waktu Subuh adalah saat paling tenang, sehingga sangat pas buat menenggelamkan diri dalam tidur nyenyak dan bermimpi indah. Ditambah lagi, umumnya, suhu udara waktu Subuh lebih dingin dibanding waktu lainnya – sehingga membuat yang sedang tidur jadi makin merapatkan selimutnya.


Tapi yang paling berbahaya ialah, kalau kita sampai kena kepung pasukan iblis yang akan mengencingi telinga kita, agar tak bisa mendengar panggilan “Shalat itu lebih baik daripada tiduuurrr!” dari speaker masjid, dan meniup-niup mata kita – sehingga mata kita serasa dilem atau kelopaknya bagaikan dibanduli dengan beban jutaan ton, sehingga “susaaaahhhh betul buat dibuka”.
Nah, suasana waktu Subuh dan hasil daya upaya pasukan iblis itulah yang akan “menggilas” niat kita, tekad kita, buat bangun dan mendirikan sholat. Sehingga kita terus terkapar tanpa daya di atas buaian tidur lelap dan mimpi indah, dan melalaikan shalat fajar serta shalat Subuh berjamaah di masjid. Jadi, jangan anggap remeh kekuatan waktu Subuh dalam mematahkan atau menggilas iman kita, sehingga iman kita tidak bisa bertumbuh dengan subur oleh siraman fadilah shalat fajar dan shalat berjamaah.
Wallahu A’lam

Semoga Kita tetap istiqamah dijalan Allah SWT. Dan Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita, dan memberi hidayahNya agar kita tetap dalam keadaan iman dan bertakwa kepada-Nya, hingga ajal menjemput kita. Aamiin

Allahumma ya ALLAH tanamkan di hati kami perasaan selalu rindu kepada-Mu, ingatkanlah selalu kami tentang dahsyatnya hari akhirat-Mu agar hamba tidak tertipu dengan kesenangan dunia sesaat ini, ya ALLAH, ya Tuhan kami, Penguasa hati kami, tetapkanlah hati kami dalam taqwa dan istiqomah agar tetap dijalan-Mu sampai akhir hayat nanti… Aamiin ya Rabbal’alamin

semoga segala apa yang sudah menjadi doa dan hajat kita segera dikabulkan Allah, dan segera dapat panggilan Allah untuk berkunjung dan menunaikan ibadah haji ke mekkah. Aamiin
Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal’alamin

.:: CERMIN PECAH -> “Pemuda Indonesia Vs Pemuda Palestina”

Posted on

Renungan khususnya buat saya pribadi dan semoga buat yang membaca tulisan ini. 

_____________________

Pemuda indonesia bangun jam 2 subuh buat nonton bola
pemuda palestine bangun jam 2 subuh buat sholat tahajud

Pagi ini pemuda Indonesia masih meringkuk dikasurnya yang hangat hingga pukul 10.00 pagi.
“Malas ah, hari libur ini”.

Pagi ini pemuda Palestina sama sekali belum memejamkan mata berhari2, mereka berjaga dari serangan Israel ke Palestina setiap malam hari.

Pemuda Indonesia sarapan, “ah, tempe,telor lagi. Bosen tauk!”. Terus gak jadi makan.
Pemuda Palestina memilih untuk berpuasa. Israel masih menutup jalur masuknya bantuan pangan.

Pemuda Indonesia ditanya ibunya,”mau kemana Nak?”. Dijawabnya, “alaah, mamah mau tau aja urusan anak muda!”.
Pemuda Palestina mencium tangan ibunya, meminta restu dan doanya untuk pergi berjihad di jalan Allah hari ini…

Pemuda Indonesia menyanyikan lagu2 cinta & galau band populer yang penyanyi utamanya habis dipenjara karena video Porno.
Pemuda Palestina tak henti-hentinya berdoa dan mengulang hafalan Quran. Bekal utama menghadang tentara Israel.

Pemuda Indonesia, “gw benci keluarga gw! Kenapa gw harus dilahirkan dalam keadaan seperti ini”.
Pemuda Palestina memeluki jasad bapak, ibu dan adiknya yang berlumuran darah.
Mereka tak lagi bernyawa terkena serangan udara Israel.

Pemuda Indonesia berantem keroyokan bawa ring dan samurai.
Pemuda Palestina seorang diri menghadang tank Israel dengan sebongkah batu.

Pemuda Indonesia sibuk main video game atau nonton DVD dg home theater yg dahsyat. Hapal semua pemain filmnya atau lagu2 yg lagi nge-hit.
Pemuda Palestina tdk bisa main game karena tdk punya & sibuk membuka Al- Quran, menghapalnya, karena Al-Quran lah bacaan yg paling mudah di dapat disekitar mereka.

Pemuda Indonesia menghabiskan uang orangtuanya di kafe, restoran, salon, mall dan club mewah, ajeb2 sampe pagi!…
Pemuda Palestine menatap puing-puing rumahnya yang hancur berantakan. Harta bendanya berubah menjadi abu…

sebagian pemuda INDONESIA = GARUDA DIDADAKU
pemuda PALESTINA = iman & taqwa didadaku


Pasti tidak setiap Pemuda Indonesia seperti tadi. Apalagi pemuda2 Indonesia yang punya hati & jiwa untuk tidak mau berdiam diri melihat saudara2 nya di Palestina dibantai & dibinasakan.

Mereka pasti bergerak, walau hanya bisa dengan doa2.


Doa2 yang tulus & keluar dari kesadaran hati terdalam, yang insyaAllah akan di dengar Sang Maha Kuat & Maha Pemilik Semesta Alam, Aamiin Yaa Robbal’alamiin..

jazakumullah khoiran katsiran Menebar Cahaya As-Sunnah

Sholat

Posted on

Tulisan ini, adalah untuk diri saya sendiri, sebagai pengingat pada diri sendiri yang senantiasa berupaya menegak sholat dengan kualitas terbaik dan optimasi hati. aamiin yra

Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya. 

Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

💞Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu
💞Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Tuhanmu
💞Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Tuhanmu
💞Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi

💕Bayangkan ketika “adzan berkumandang”, tangan Allah melambai ke depanmu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya.

💕Bayangkan ketika kau” takbir”, Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.

💕Bayangkanlah ketika “rukuk”, Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhanNya. 

💕Bayangkann ketika “sujud”, Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut dikedua telingamu, “Aku Mencintaimu hambaKu”
💕Bayangkan ketika kau “duduk diantara dua sujud”, Allah berdiri gagah didepanmu, lalu mengatakan, “Aku tak akan diam bila ada yang mengusikmu”

💕Bayangkan ketika kau “salam”, Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.

Mertua VS Menantu

Posted on Updated on

Judulnya, provokatif banget ya, hehehe.. biasaaaa, untuk memudahkan memahami apa yangada di tulisan berikut ini.

Prolog nya adalah:
1. Islam meletakkan “kuasa mengurus rumah tangga” di tangan istri, bukan ibu apatah lagi ibu mertua. Hal ini mengacu pd hadist “Seorang istri adl pemimpin di rumah suaminya dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya” (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).
2. Hakikat kedudukan orangtua kandung dan mertua adl sama di sisi Allah (ini dr sisi kita sbg menantu ya). Hadist: salah satu diantara dosa2 besar adl anak yg menghina kedua orangtua nya. Sahabat bertanya, kalau menghina bapak ibu orang lain bgm ya Rasul? Rasulullah menjawab: apabila seseorang menghina ayah dan ibu orang lain, maka ia seperti menghina ayah ibunya sendiri (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dari sisi psikologis;
Ternyata yg mjd akar masalah munculnya akhlak2 yg kurang baik pd menantu thd mertua atau mertua pd menantu adlh konsep dan pola didikan ortu mrk masing2 dan tauladan yg diterima utk menghadapi mertua atau menantu yg gak friendly hehehe.

Kalau seorg anak mjd biasa melihat ortunya bersiteru dg mertuanya, maka kelak ia bisa melakukan hal yg sama pd mertuanya. Apalagi bila kebetulan mertuanya juga membuatnya galau. Namun, bila uswatun hasanah (teladan baik) yg didapat anak dr ortunya adlah bersikap santun, sabar, arief, penyayang, pemaklum, dan senantiasa menjaga hormat pd mertua dan ortunya, maka ia pun kelak akan melakukan hal yg sama pd mertua dan ortunya walau sikap yg didapt dr mertuanya pun tdk mengenakkan hatinya. Krn anak tsb memegang kaidah fiqh bahwa keberkahan hidupnya pun juga diperoleh dr pangestu dan doa ortu, mertua dan para guru2nya.

Ada tips sederhana namun bisa mjd hal yg tdk mudah dilakukan, bahkan dirasa rumit (ASUMSI: Belum terjadi spt sepupunya seorang kawan saya yg berseteru hebat dengan mertuanya )
** Lakukan secara demonstratif saat melakukan kebaikan pd ortu dan mertua di hadapan anak.
** Termasuk juga saat menghaturkan uang atau tanda bakti lainnya pd ortu dan mertua. Ini dimaksudkan juga sbg contoh laku dan pendidikan pd anak bgmn bersikap pd ortu atau mertua.
** Jangan membicarakan keburukan orang terutama ortu dan mertua di hadapan anak, apalagi melibatkan konflik kita dg ortu atau mertua. Ini sungguh akan mjd contoh tak baik yg efektif akan dilakukan anak. Kalau panjenengan pernah menonton film terbaik Oscar utk kategori film asing “Life is Beautiful” ini adlah film yg luar biasa bagaimana cara seorg ayah mengajarkan anaknya utk tdk memiliki rasa dendam dan sakit hati pd org yg menyakiti mereka.

KALAU SUDAH TERJADI?
1. Dua pihak WAJIB sama2 berdoa sama Allah di setiap sholat, setiap tahajud dan ibadah lainnya, agar dilembutkan hati. Toh, dua pihak ini sama2 mencintai laki2 yg sama kan? (Jiaaahh aku nulis ini sambil mbrebes mili, membayangkan di masa yad, bgm Fai dan anak mantuku ya? AllahuAkbar)
2. Berbicara dari hati ke hati. Berbicara tdk dg ego, Tp krn Allah, krn hanya Allah yg Maha membolak balik kan hati, hanya krn Allah lah mereka berdua (mertua dan menantu) ini bertemu. Duduk berdua sambil Saling berpegangan tangan. Laki2 kesayangan a.k.a suami tercinta mjd saksi atas dua perempuan yg dicintainya, berikhtiar utk Saling menghormati dan Saling mencintai krn Allah (mbrebes mili maneh).
Sebelum ngobrol, coba wudhu dan sholat sunnah 2 rakaat, baru ngobrol.
InsyaAllah dimudahkan oleh Allah, aamiin Allahumma aamiin.

Surabaya, 8 April 2014