Surabaya

Menyikapi penutupan Pelacuran Dolly Surabaya

Posted on

“Pelaku” Prostitusi, umumnya perempuan, dengan “pembeli” para laki-laki. Sadarkah kita semua, bahwa perempuan yang terlibat aktif dalam prostitusi, umumnya menjadi korban atas tindak kejahatan yg lain.

Kekerasan fisik dan mental, pemerkosaan, pelecehan bahkan bisa jadi korban pembunuhan. Pelacur perempuan yg menjadi korban, tidak akan pernah melaporkan kejadian yang menimpanya, karena ia (biasanya) akan menjadi korban pemerasan (baik oleh pelaku kejahatan itu sendiri, oleh mucikari, oleh pihak berwajib… ups… maaf, polisi kadang ga fair juga kan? bahkan oleh aparat di kelurahan, RT, RW dsb). Kok bisa?? Pastilah, karena pelacur perempuan, dalam strata masyarakat kita, dianggap berada dalam strata terendah, bahkan mungkin jauh lebih rendah dari budak, mana mungkin akan dibela? naudzubillahi min dzaliq.

Apakah para penolak penutupan Dolly akan memprotes ini? Bahwa para pelacur ini sudah dirampas HAM nya oleh para laki-laki pemuja nafsu. Bahwa para pelacur ini, telah menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh para laki-laki. Saya percaya tidak akan mereka lakukan ini.

Sekarang perhatikan juga, para pelacur perempuan ini, rentan sekali untuk menjadi pecandu rokok, pecandu miras, pecandu narkoba. Ada yg tau mengapa?? Ada kemungkinan, hati mereka gelisah, mereka sebenarnya takut. Karenanya, pelarian yg paling mungkin adalah Rokok, Miras dan Narkoba. Solusi jangka pendek atas “gangguan mental” yg mereka alami. Apakah orang-2 yg menolak penutupan Dolly, sadar akan hal ini? Bahwa pelacur perempuan ini, sebenarnya gelisah, takut, depresi, dan berbagai gangguan psikologis lainnya. Kayaknya tidak tau ya.

Karenanya, dukungan dan doa yang kita berikan pada Bu Risma dan team nya, salah satu alasannya adalah agar kita semua, bisa menolong para perempuan pelacur itu terjauh dari kejahatan, kekerasan dan ketidakberkahan rezeki yang didapat. 
oia, kita doakan juga, orang-orang yg menolak penutupan Dolly, diberi hidayah oleh Allah SWT, dimudahkan jalannya untuk mencari rezeki yg halalan toyyiban, diberi kesehatan dan kesempatan untuk bertaubat dan menjadi orang-orang yg bermanfaat bagi orang lain.
aamiin yra

Bukankah perempuan yang sehat jasmani dan rohani nya, maka berdampak pada negara yg juga sehat?
Tidakkah kita menginginkan negara yg kuat dan diberkahi oleh Allah SWT?

Kita doakan, agar bu Risma dan team nya dilindungi oleh Allah SWT. aamiin yra

Salam.
Evi SufiAni
Surabaya, 18 Juni 2014

Advertisements